Ketahui 7 Manfaat Teh Daun Sukun Kering yang Wajib Kamu Tahu!
Senin, 11 Agustus 2025 oleh journal
Minuman herbal yang dibuat dari seduhan lembaran Artocarpus altilis yang telah dikeringkan ini dipercaya memiliki sejumlah kegunaan. Air rebusan tersebut sering dikonsumsi dengan harapan memberikan dampak positif bagi kesehatan. Beberapa orang meyakini bahwa konsumsi rutin dapat membantu menjaga kondisi tubuh tertentu, meskipun penelitian ilmiah lebih lanjut masih diperlukan untuk mengonfirmasi seluruh potensi khasiatnya secara komprehensif.
"Meskipun penggunaannya telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional, bukti ilmiah yang kuat mengenai efektivitas dan keamanan air rebusan daun Artocarpus altilis kering masih terbatas. Penelitian lebih lanjut dengan metodologi yang ketat sangat diperlukan untuk memvalidasi klaim manfaat kesehatan yang beredar," ujar Dr. Amelia Wijaya, seorang ahli gizi klinis.
- Dr. Amelia Wijaya, Ahli Gizi Klinis
Terlepas dari perlunya penelitian lebih lanjut, beberapa penelitian awal menunjukkan potensi positif senyawa aktif yang terkandung dalam daun Artocarpus altilis. Senyawa-senyawa seperti flavonoid dan antioksidan lainnya dipercaya dapat membantu menangkal radikal bebas, mengurangi peradangan, dan berpotensi menjaga kesehatan jantung. Konsumsi secara moderat, sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan seimbang, mungkin memberikan manfaat. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat-obatan lain. Penggunaan yang direkomendasikan biasanya adalah satu hingga dua cangkir per hari, diseduh dengan air panas selama 5-10 menit.
Manfaat Teh Daun Sukun Kering
Konsumsi air rebusan daun Artocarpus altilis kering, atau yang lebih dikenal sebagai teh daun sukun kering, diyakini memberikan berbagai dampak positif bagi kesehatan. Manfaat-manfaat ini berasal dari kandungan senyawa bioaktif dalam daun tersebut. Berikut adalah beberapa potensi manfaat utama yang perlu diperhatikan:
- Antioksidan
- Menurunkan tekanan darah
- Mengurangi peradangan
- Menjaga kesehatan jantung
- Mengontrol gula darah
- Meningkatkan imunitas
- Memperbaiki pencernaan
Manfaat-manfaat tersebut saling berkaitan dan berkontribusi pada kesehatan secara menyeluruh. Sebagai contoh, kandungan antioksidan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang pada gilirannya dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Sifat anti-inflamasi dapat membantu meredakan gejala penyakit peradangan seperti arthritis. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa efek ini mungkin bervariasi pada setiap individu dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi potensi manfaat secara komprehensif.
Antioksidan
Keberadaan senyawa antioksidan dalam seduhan Artocarpus altilis kering menjadikannya berpotensi bermanfaat bagi kesehatan secara menyeluruh. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel tubuh dan memicu berbagai penyakit kronis. Radikal bebas terbentuk sebagai produk sampingan dari metabolisme normal tubuh dan juga akibat paparan faktor eksternal seperti polusi, radiasi, dan makanan olahan. Kerusakan sel akibat radikal bebas, yang dikenal sebagai stres oksidatif, dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, penyakit Alzheimer, dan penuaan dini. Senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol yang terdapat dalam Artocarpus altilis, bekerja dengan menetralkan radikal bebas, mencegahnya merusak sel dan DNA. Dengan demikian, konsumsi air rebusan daun Artocarpus altilis kering dapat membantu mengurangi stres oksidatif dan menurunkan risiko penyakit kronis. Namun, perlu diingat bahwa efek antioksidan ini akan optimal jika diimbangi dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Sumber antioksidan lain dari buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian juga penting untuk memenuhi kebutuhan tubuh secara keseluruhan.
Menurunkan Tekanan Darah
Potensi efek hipotensif merupakan salah satu aspek penting yang dikaitkan dengan konsumsi rebusan daun Artocarpus altilis kering. Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, adalah kondisi medis serius yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Upaya untuk mengelola tekanan darah secara efektif sangat krusial dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.
- Kandungan Kalium
Daun Artocarpus altilis mengandung kalium, mineral penting yang berperan dalam mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Kalium membantu menetralkan efek natrium, yang dapat meningkatkan tekanan darah. Dengan meningkatkan ekskresi natrium melalui urin, kalium berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Konsumsi makanan dan minuman yang kaya kalium sering direkomendasikan sebagai bagian dari strategi diet untuk mengelola hipertensi.
- Senyawa Aktif dengan Efek Vasodilator
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun Artocarpus altilis dapat memiliki efek vasodilator, yaitu melebarkan pembuluh darah. Pelebaran pembuluh darah akan mengurangi resistensi aliran darah, sehingga menurunkan tekanan darah. Meskipun mekanisme pasti dari efek ini masih diteliti, potensi vasodilator dapat menjadi kontributor signifikan terhadap manfaat hipotensif yang dirasakan.
- Pengaruh pada Sistem Renin-Angiotensin-Aldosteron (RAAS)
RAAS adalah sistem hormonal kompleks yang berperan penting dalam mengatur tekanan darah dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Artocarpus altilis dapat memengaruhi aktivitas RAAS, sehingga berkontribusi pada penurunan tekanan darah. Modulasi RAAS dapat membantu mengurangi retensi natrium dan cairan, serta menurunkan produksi hormon yang meningkatkan tekanan darah.
- Efek Diuretik Ringan
Konsumsi rebusan daun Artocarpus altilis kering mungkin memiliki efek diuretik ringan, yaitu meningkatkan produksi urin. Efek diuretik dapat membantu mengurangi volume darah, yang pada gilirannya dapat menurunkan tekanan darah. Namun, efek diuretik ini umumnya tidak sekuat obat diuretik farmasi dan mungkin hanya memberikan kontribusi kecil terhadap penurunan tekanan darah secara keseluruhan.
Meskipun potensi manfaat dalam membantu menjaga tekanan darah yang sehat menjanjikan, individu dengan hipertensi harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menjadikan rebusan daun Artocarpus altilis kering sebagai bagian dari rencana perawatan mereka. Pengobatan medis konvensional dan perubahan gaya hidup sehat tetap menjadi fondasi utama dalam pengelolaan hipertensi. Rebusan daun Artocarpus altilis kering dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap, tetapi tidak boleh menggantikan pengobatan yang diresepkan oleh dokter.
Mengurangi Peradangan
Keberadaan senyawa anti-inflamasi dalam air rebusan daun Artocarpus altilis kering menjadikannya berpotensi berperan dalam meredakan peradangan kronis. Peradangan merupakan respons alami tubuh terhadap cedera atau infeksi. Namun, peradangan kronis, yang berlangsung dalam jangka panjang, dapat merusak jaringan dan organ, serta berkontribusi pada berbagai penyakit, seperti arthritis, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit autoimun.
Senyawa-senyawa seperti flavonoid dan polifenol yang ditemukan dalam daun Artocarpus altilis memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi produksi mediator inflamasi, yaitu zat kimia yang memicu dan memperburuk peradangan. Dengan menghambat produksi mediator inflamasi, senyawa-senyawa ini dapat membantu meredakan gejala peradangan, seperti nyeri, bengkak, dan kemerahan. Selain itu, antioksidan yang terdapat dalam daun Artocarpus altilis juga dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat memicu peradangan.
Beberapa penelitian laboratorium dan pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak daun Artocarpus altilis memiliki efek anti-inflamasi yang signifikan. Namun, penelitian pada manusia masih terbatas dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan air rebusan daun Artocarpus altilis kering dalam mengurangi peradangan kronis pada manusia. Meskipun demikian, potensi anti-inflamasi yang dimilikinya menjadikannya sebagai kandidat yang menjanjikan untuk penelitian lebih lanjut dalam pengembangan terapi alami untuk penyakit peradangan. Konsumsi secara moderat, sebagai bagian dari gaya hidup sehat, dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga keseimbangan sistem imun dan mengurangi risiko peradangan kronis.
Menjaga Kesehatan Jantung
Air rebusan dari lembaran Artocarpus altilis yang dikeringkan diyakini memiliki potensi untuk mendukung kesehatan jantung melalui beberapa mekanisme yang saling terkait. Kandungan kalium dalam seduhan tersebut berperan dalam menjaga tekanan darah yang sehat, faktor krusial dalam pencegahan penyakit kardiovaskular. Kalium membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, mengurangi risiko hipertensi yang merupakan beban kerja berlebih bagi jantung. Lebih lanjut, beberapa penelitian awal mengindikasikan adanya senyawa aktif dalam daun Artocarpus altilis yang dapat meningkatkan aliran darah dengan melebarkan pembuluh darah. Aliran darah yang lancar memastikan pasokan oksigen dan nutrisi yang adekuat ke otot jantung, mendukung fungsinya secara optimal. Selain itu, sifat antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu melindungi sel-sel jantung dari kerusakan akibat radikal bebas, mengurangi risiko aterosklerosis atau pengerasan arteri. Aterosklerosis dapat menyempitkan pembuluh darah, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Meskipun potensi ini menjanjikan, perlu ditegaskan bahwa konsumsi air rebusan ini harus diimbangi dengan pola makan sehat rendah lemak jenuh dan kolesterol, olahraga teratur, serta pengelolaan stres yang baik. Individu dengan riwayat penyakit jantung atau yang sedang menjalani pengobatan kardiovaskular harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air rebusan ini secara rutin, untuk memastikan keamanannya dan mencegah interaksi yang tidak diinginkan dengan obat-obatan.
Mengontrol gula darah
Kemampuan untuk memengaruhi kadar glukosa dalam darah menjadi salah satu aspek penting yang dikaitkan dengan konsumsi rebusan daun Artocarpus altilis kering. Kestabilan kadar gula darah krusial bagi individu dengan risiko diabetes atau yang telah didiagnosis dengan kondisi tersebut, serta penting dalam menjaga energi dan fungsi tubuh secara keseluruhan.
- Peningkatan Sensitivitas Insulin
Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun Artocarpus altilis dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Insulin adalah hormon yang membantu glukosa dari makanan masuk ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi. Peningkatan sensitivitas insulin memungkinkan tubuh menggunakan insulin secara lebih efektif, sehingga membantu menurunkan kadar gula darah. Resistensi insulin, di sisi lain, adalah kondisi di mana sel-sel tubuh kurang responsif terhadap insulin, yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah.
- Inhibisi Enzim Alfa-Glukosidase
Enzim alfa-glukosidase berperan dalam memecah karbohidrat menjadi glukosa di dalam usus. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Artocarpus altilis dapat menghambat aktivitas enzim alfa-glukosidase, sehingga memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah. Hal ini dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan.
- Kandungan Serat
Meskipun jumlahnya mungkin tidak signifikan, daun Artocarpus altilis mengandung serat. Serat tidak larut dapat membantu memperlambat penyerapan glukosa dari makanan, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Selain itu, serat juga dapat meningkatkan rasa kenyang, yang dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebihan, yang pada gilirannya dapat membantu mengelola kadar gula darah.
- Efek Antioksidan
Stres oksidatif, yang disebabkan oleh radikal bebas, dapat berkontribusi pada resistensi insulin dan kerusakan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Senyawa antioksidan yang terdapat dalam daun Artocarpus altilis dapat membantu melindungi sel-sel pankreas dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga mendukung fungsi pankreas yang optimal dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Meskipun mekanisme-mekanisme di atas menunjukkan potensi positif, penting untuk diingat bahwa efek air rebusan daun Artocarpus altilis kering pada kontrol gula darah dapat bervariasi pada setiap individu. Individu dengan diabetes atau yang berisiko mengembangkan diabetes harus berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi air rebusan ini secara rutin. Pengobatan medis konvensional dan perubahan gaya hidup sehat tetap menjadi fondasi utama dalam pengelolaan diabetes. Rebusan daun Artocarpus altilis kering dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap, tetapi tidak boleh menggantikan pengobatan yang diresepkan oleh dokter.
Meningkatkan Imunitas
Ekstrak dari dedaunan Artocarpus altilis yang dikeringkan berpotensi berkontribusi pada penguatan sistem kekebalan tubuh, sebuah jaringan kompleks sel, jaringan, dan organ yang melindungi tubuh dari serangan patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Mekanisme peningkatan imunitas ini melibatkan beberapa aspek kunci.
- Stimulasi Produksi Sel Imun:
Beberapa penelitian awal mengindikasikan bahwa senyawa tertentu dalam daun Artocarpus altilis dapat merangsang produksi sel-sel imun, termasuk sel T, sel B, dan sel NK (Natural Killer). Sel-sel ini memainkan peran penting dalam mengenali dan menghancurkan patogen yang masuk ke dalam tubuh. Peningkatan jumlah sel imun dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.
- Aktivasi Makrofag:
Makrofag adalah sel imun yang berfungsi sebagai "pembersih" tubuh, menelan dan menghancurkan patogen, sel-sel mati, dan sisa-sisa sel lainnya. Senyawa dalam daun Artocarpus altilis dapat mengaktifkan makrofag, meningkatkan kemampuan mereka untuk melakukan fagositosis (proses menelan dan menghancurkan partikel asing). Aktivasi makrofag juga memicu pelepasan sitokin, molekul sinyal yang membantu mengoordinasikan respons imun.
- Efek Antioksidan:
Stres oksidatif, yang disebabkan oleh radikal bebas, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan dalam daun Artocarpus altilis membantu melindungi sel-sel imun dari kerusakan akibat radikal bebas, memungkinkan mereka berfungsi secara optimal. Dengan mengurangi stres oksidatif, air rebusan ini dapat membantu menjaga kesehatan sistem imun.
- Sifat Anti-inflamasi:
Peradangan kronis dapat menekan sistem kekebalan tubuh. Sifat anti-inflamasi dari daun Artocarpus altilis dapat membantu mengurangi peradangan kronis, memungkinkan sistem imun berfungsi lebih efektif. Dengan mengurangi peradangan, tubuh dapat mengalihkan sumber daya ke respons imun yang lebih efektif.
Meskipun potensi dalam mendukung sistem kekebalan tubuh menjanjikan, penting untuk diingat bahwa efek ini mungkin bervariasi pada setiap individu. Pola makan seimbang, tidur yang cukup, olahraga teratur, dan pengelolaan stres yang baik tetap menjadi fondasi utama untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat. Konsultasi dengan profesional kesehatan direkomendasikan sebelum menjadikan rebusan daun Artocarpus altilis kering sebagai bagian rutin dari gaya hidup, terutama bagi individu dengan kondisi autoimun atau yang sedang menjalani pengobatan imunosupresan.
Memperbaiki pencernaan
Konsumsi rebusan daun Artocarpus altilis kering berpotensi memberikan dampak positif terhadap sistem pencernaan, meskipun mekanisme dan efektivitasnya masih memerlukan kajian ilmiah lebih lanjut. Potensi perbaikan pencernaan ini dikaitkan dengan beberapa faktor yang mungkin terkandung dalam daun tersebut.
- Kandungan Serat: Meskipun jumlahnya mungkin tidak signifikan, keberadaan serat dalam daun Artocarpus altilis dapat berperan dalam meningkatkan volume tinja dan memfasilitasi pergerakan usus. Serat membantu mencegah konstipasi dan menjaga keteraturan buang air besar. Serat bekerja dengan menyerap air, sehingga tinja menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.
- Efek Prebiotik Potensial: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam daun Artocarpus altilis mungkin memiliki efek prebiotik, yaitu mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Bakteri baik berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna, membantu mencerna makanan, memproduksi vitamin, dan melindungi dari infeksi bakteri jahat. Keseimbangan mikrobiota usus yang sehat sangat penting untuk fungsi pencernaan yang optimal.
- Sifat Anti-inflamasi: Peradangan dalam saluran pencernaan dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan berbagai masalah, seperti sindrom iritasi usus (IBS). Sifat anti-inflamasi yang mungkin dimiliki oleh senyawa dalam daun Artocarpus altilis dapat membantu meredakan peradangan dalam saluran cerna, sehingga meningkatkan fungsi pencernaan.
- Efek Antispasmodik Potensial: Beberapa penelitian tradisional mengklaim bahwa rebusan daun Artocarpus altilis dapat membantu meredakan kram perut dan kejang usus. Efek antispasmodik ini dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan pencernaan dan meningkatkan kelancaran proses pencernaan.
Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa bukti ilmiah yang mendukung manfaat rebusan daun Artocarpus altilis kering dalam memperbaiki pencernaan masih terbatas. Individu dengan masalah pencernaan kronis sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana perawatan yang sesuai. Konsumsi rebusan daun Artocarpus altilis kering dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap, tetapi tidak boleh menggantikan pengobatan medis yang diresepkan oleh dokter.
Tips Pemanfaatan Seduhan Daun Artocarpus altilis Kering
Pemanfaatan rebusan daun Artocarpus altilis kering sebagai bagian dari gaya hidup sehat memerlukan pendekatan yang bijaksana. Informasi berikut bertujuan memberikan panduan untuk mengoptimalkan potensi manfaatnya, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan efektivitas.
Tip 1: Perhatikan Kualitas Bahan Baku
Pastikan daun Artocarpus altilis yang digunakan berasal dari sumber yang terpercaya dan bebas dari kontaminasi pestisida atau bahan kimia berbahaya. Daun sebaiknya dipanen saat matang optimal dan dikeringkan secara alami untuk mempertahankan kandungan senyawa aktifnya. Pilih produk yang telah melalui proses pengeringan dan penyimpanan yang baik.
Tip 2: Perhatikan Dosis dan Frekuensi Konsumsi
Konsumsi air rebusan ini sebaiknya dimulai dengan dosis rendah, misalnya satu cangkir per hari, dan ditingkatkan secara bertahap jika tidak ada efek samping yang merugikan. Frekuensi konsumsi sebaiknya tidak berlebihan, idealnya satu hingga dua kali sehari. Pemantauan terhadap respons tubuh penting untuk menentukan dosis yang tepat.
Tip 3: Kombinasikan dengan Gaya Hidup Sehat
Rebusan daun Artocarpus altilis kering bukan merupakan pengganti gaya hidup sehat. Efektivitasnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang, olahraga teratur, istirahat yang cukup, dan pengelolaan stres yang baik. Gaya hidup sehat merupakan fondasi utama untuk kesehatan secara menyeluruh.
Tip 4: Konsultasikan dengan Profesional Kesehatan
Individu dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, atau gangguan ginjal, serta wanita hamil atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi air rebusan ini secara rutin. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan mencegah interaksi yang tidak diinginkan dengan obat-obatan atau kondisi medis yang ada.
Pemanfaatan rebusan daun Artocarpus altilis kering secara bijaksana dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan. Namun, kesadaran akan pentingnya kualitas bahan baku, dosis yang tepat, kombinasi dengan gaya hidup sehat, dan konsultasi dengan profesional kesehatan adalah kunci untuk memaksimalkan manfaatnya dan meminimalkan risiko efek samping.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Meskipun pemanfaatan air rebusan dari dedaunan Artocarpus altilis yang dikeringkan telah lama dikenal dalam praktik pengobatan tradisional, bukti ilmiah yang mendukung klaim manfaat kesehatannya masih berkembang. Sejumlah studi laboratorium dan penelitian pada hewan telah dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif dan potensi efek farmakologisnya. Namun, penelitian klinis pada manusia masih terbatas, dan diperlukan studi skala besar dengan metodologi yang ketat untuk memvalidasi temuan-temuan awal dan menentukan dosis yang aman dan efektif.
Beberapa studi in vitro (di laboratorium) telah menunjukkan bahwa ekstrak daun Artocarpus altilis memiliki aktivitas antioksidan yang signifikan, yang dikaitkan dengan kandungan flavonoid dan polifenol. Studi-studi ini menunjukkan bahwa ekstrak tersebut dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas, yang berperan dalam perkembangan berbagai penyakit kronis. Penelitian pada hewan juga memberikan indikasi potensi efek anti-inflamasi dan antihipertensi. Namun, penting untuk dicatat bahwa hasil dari studi laboratorium dan hewan tidak selalu dapat diekstrapolasi langsung ke manusia.
Beberapa studi kasus dan laporan anekdotal dari praktisi pengobatan tradisional mengklaim bahwa konsumsi air rebusan daun Artocarpus altilis dapat membantu meringankan gejala diabetes, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kesehatan jantung. Namun, laporan-laporan ini seringkali kekurangan kontrol yang memadai dan tidak memenuhi standar ilmiah yang ketat. Oleh karena itu, klaim manfaat kesehatan tersebut perlu diinterpretasikan dengan hati-hati dan diverifikasi melalui penelitian klinis yang terkontrol. Terdapat pula potensi efek samping yang perlu dipertimbangkan, terutama pada individu dengan kondisi medis tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat-obatan lain.
Evaluasi kritis terhadap bukti ilmiah yang tersedia sangat penting untuk memahami potensi manfaat dan risiko yang terkait dengan konsumsi air rebusan daun Artocarpus altilis kering. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi efektivitasnya, menentukan dosis yang optimal, dan mengidentifikasi potensi interaksi obat. Konsultasi dengan profesional kesehatan yang berkualifikasi sangat dianjurkan sebelum menjadikan air rebusan ini sebagai bagian dari rencana perawatan kesehatan.