Temukan 7 Manfaat Buah Naga & Yakult yang Wajib Kamu Ketahui
Sabtu, 26 Juli 2025 oleh journal
Kombinasi buah naga dan minuman probiotik Yakult dipercaya memberikan keuntungan bagi kesehatan. Buah naga kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Sementara itu, Yakult mengandung bakteri baik yang bermanfaat untuk pencernaan. Perpaduan keduanya berpotensi mendukung kesehatan usus, meningkatkan kekebalan tubuh, dan menyediakan nutrisi penting bagi tubuh.
"Kombinasi buah naga dan Yakult memiliki potensi yang menarik untuk mendukung kesehatan pencernaan dan meningkatkan asupan nutrisi. Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukanlah solusi ajaib dan harus menjadi bagian dari pola makan seimbang," ujar Dr. Amelia Putri, seorang ahli gizi klinis.
Dr. Putri menambahkan, "Individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes atau masalah pencernaan kronis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi kombinasi ini secara teratur."
Kajian ilmiah menunjukkan bahwa buah naga mengandung betalain, antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan. Serat dalam buah naga juga membantu melancarkan pencernaan. Sementara itu, Yakult menyediakan Lactobacillus casei Shirota strain, probiotik yang terbukti meningkatkan keseimbangan bakteri baik dalam usus. Mengonsumsi keduanya secara moderat dapat memberikan manfaat sinergis, namun penting untuk memperhatikan porsi dan mempertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing. Sebagai contoh, satu buah naga berukuran sedang dipadukan dengan satu botol Yakult per hari umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa.
Buah Naga dan Yakult
Kombinasi buah naga dan Yakult menawarkan potensi manfaat kesehatan yang signifikan. Keuntungan ini berasal dari sinergi antara kandungan nutrisi buah naga dan probiotik dalam Yakult. Berikut adalah tujuh manfaat utama yang perlu diperhatikan:
- Pencernaan lebih baik
- Kekebalan tubuh meningkat
- Sumber antioksidan
- Nutrisi optimal
- Kesehatan usus terjaga
- Energi bertambah
- Kenyang lebih lama
Manfaat-manfaat ini saling terkait dan berkontribusi pada kesehatan secara keseluruhan. Sebagai contoh, serat dalam buah naga membantu melancarkan pencernaan, sementara probiotik dalam Yakult meningkatkan keseimbangan bakteri baik di usus. Kondisi usus yang sehat berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh dan penyerapan nutrisi. Antioksidan melindungi sel-sel dari kerusakan, dan kandungan gula alami memberikan energi. Kombinasi ini, sebagai bagian dari pola makan seimbang, dapat mendukung vitalitas dan kesejahteraan tubuh.
Pencernaan Lebih Baik
Peningkatan fungsi pencernaan merupakan salah satu dampak signifikan yang sering dikaitkan dengan konsumsi buah naga bersamaan dengan minuman probiotik. Kombinasi ini menyediakan elemen-elemen yang saling melengkapi, berkontribusi pada proses pencernaan yang lebih efisien dan nyaman.
- Serat Larut dan Tidak Larut
Buah naga mengandung serat larut dan tidak larut. Serat larut membantu memperlambat penyerapan gula dan mengendalikan kadar kolesterol, sementara serat tidak larut menambahkan massa pada tinja, mempermudah pergerakan usus, dan mencegah konstipasi. Keberadaan serat ini mendukung kelancaran proses pencernaan secara keseluruhan.
- Probiotik untuk Keseimbangan Mikroflora Usus
Minuman probiotik mengandung bakteri baik yang membantu menyeimbangkan mikroflora usus. Keseimbangan ini krusial untuk pencernaan yang optimal karena bakteri baik membantu memecah makanan, menyerap nutrisi, dan melawan bakteri jahat. Ketidakseimbangan mikroflora usus dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung, gas, dan diare.
- Prebiotik Alami
Buah naga mengandung prebiotik alami, yaitu senyawa yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Dengan menyediakan makanan bagi probiotik, buah naga membantu probiotik berkembang biak dan menjalankan fungsinya dengan lebih efektif. Ini menciptakan lingkungan usus yang lebih sehat dan mendukung pencernaan yang lebih baik.
- Pengurangan Risiko Gangguan Pencernaan
Kombinasi serat dan probiotik dapat membantu mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan penyakit radang usus (IBD). Serat membantu mengatur pergerakan usus, sementara probiotik mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh di usus.
- Peningkatan Penyerapan Nutrisi
Usus yang sehat dengan keseimbangan mikroflora yang baik mampu menyerap nutrisi dari makanan dengan lebih efisien. Ini berarti tubuh mendapatkan lebih banyak manfaat dari makanan yang dikonsumsi, termasuk vitamin, mineral, dan antioksidan yang terkandung dalam buah naga.
Secara keseluruhan, peningkatan fungsi pencernaan yang ditawarkan oleh kombinasi buah naga dan minuman probiotik berakar pada kandungan serat, probiotik, dan prebiotik alaminya. Sinergi ketiga elemen ini menciptakan lingkungan usus yang kondusif untuk pencernaan yang lebih lancar, penyerapan nutrisi yang optimal, dan pengurangan risiko gangguan pencernaan.
Kekebalan Tubuh Meningkat
Peningkatan imunitas merupakan salah satu efek positif yang dikaitkan dengan konsumsi buah naga dan minuman probiotik secara bersamaan. Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat bergantung pada keseimbangan bakteri baik di dalam usus, serta asupan nutrisi yang memadai. Kombinasi ini menyediakan elemen-elemen yang mendukung kedua aspek tersebut.
Buah naga, kaya akan vitamin C dan antioksidan seperti betalain, berperan penting dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Radikal bebas dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi. Vitamin C, sebagai nutrisi esensial, merangsang produksi sel darah putih, yang bertugas melawan infeksi. Betalain, dengan sifat anti-inflamasinya, membantu mengurangi peradangan kronis yang dapat menekan fungsi imun.
Minuman probiotik, yang mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus casei Shirota strain, berkontribusi pada peningkatan imunitas melalui beberapa mekanisme. Pertama, probiotik membantu menyeimbangkan mikroflora usus, menciptakan lingkungan yang kurang kondusif bagi pertumbuhan bakteri patogen. Kedua, probiotik dapat merangsang produksi antibodi, protein yang membantu tubuh mengenali dan melawan infeksi. Ketiga, probiotik memperkuat lapisan pelindung usus, mencegah bakteri jahat menembus dan memicu respons imun yang berlebihan.
Interaksi antara komponen-komponen ini menciptakan efek sinergis. Antioksidan dan vitamin C dalam buah naga melindungi sel-sel imun dan meningkatkan aktivitasnya. Probiotik dalam minuman probiotik memperkuat pertahanan usus dan merangsang respons imun adaptif. Dengan demikian, konsumsi keduanya secara teratur, sebagai bagian dari pola makan sehat, dapat berkontribusi pada peningkatan kekebalan tubuh secara keseluruhan, mengurangi risiko penyakit infeksi, dan mempercepat pemulihan dari sakit.
Sumber Antioksidan
Kombinasi buah naga dan produk susu fermentasi seperti Yakult memberikan kontribusi signifikan sebagai sumber antioksidan. Keberadaan senyawa antioksidan dalam kedua komponen ini memiliki peran penting dalam menangkal radikal bebas dan mendukung kesehatan seluler.
- Betalain dalam Buah Naga
Buah naga kaya akan betalain, pigmen alami yang memberikan warna merah atau ungu yang khas. Betalain bertindak sebagai antioksidan kuat, melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Kerusakan oksidatif terkait dengan berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, kanker, dan penuaan dini. Konsumsi buah naga membantu meningkatkan kadar betalain dalam tubuh, memberikan perlindungan tambahan terhadap stres oksidatif.
- Vitamin C sebagai Antioksidan
Buah naga juga mengandung vitamin C, nutrisi esensial yang memiliki sifat antioksidan. Vitamin C membantu menetralkan radikal bebas dan mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin C berperan penting dalam produksi kolagen, protein yang menjaga kesehatan kulit, tulang, dan jaringan ikat. Kombinasi betalain dan vitamin C dalam buah naga memberikan perlindungan antioksidan yang komprehensif.
- Probiotik dan Produksi Antioksidan Endogen
Meskipun Yakult tidak secara langsung mengandung antioksidan dalam jumlah signifikan, keberadaan probiotik di dalamnya berkontribusi pada kesehatan usus. Usus yang sehat mampu menyerap nutrisi dengan lebih efisien, termasuk antioksidan yang berasal dari makanan lain. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat merangsang produksi antioksidan endogen oleh tubuh, yaitu antioksidan yang diproduksi secara alami oleh sel-sel tubuh. Efek ini secara tidak langsung meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh secara keseluruhan.
- Sinergi Antioksidan
Kombinasi antioksidan dari buah naga dan efek pendukung probiotik dari Yakult menciptakan sinergi yang bermanfaat. Antioksidan dari buah naga memberikan perlindungan langsung terhadap radikal bebas, sementara probiotik membantu menjaga kesehatan usus dan meningkatkan penyerapan nutrisi, termasuk antioksidan dari sumber lain. Sinergi ini memaksimalkan manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh.
Dengan demikian, konsumsi kombinasi buah naga dan Yakult dapat dianggap sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan asupan antioksidan dan mendukung kesehatan seluler. Kehadiran betalain, vitamin C, dan efek probiotik berkontribusi pada perlindungan tubuh dari kerusakan oksidatif dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Nutrisi Optimal
Ketersediaan nutrisi yang mencukupi merupakan fondasi penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kombinasi antara buah naga dan minuman fermentasi probiotik dapat berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan nutrisi esensial. Buah naga, dengan kandungan vitamin, mineral, dan seratnya, menyediakan berbagai mikronutrien dan makronutrien penting. Vitamin C, misalnya, berperan sebagai antioksidan dan mendukung fungsi kekebalan tubuh, sementara serat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengendalikan kadar gula darah.
Selain itu, buah naga mengandung mineral seperti zat besi dan magnesium, yang berperan penting dalam berbagai proses metabolisme tubuh. Zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, sementara magnesium terlibat dalam fungsi otot, saraf, dan jantung. Serat dalam buah naga juga membantu meningkatkan rasa kenyang, yang dapat membantu mengendalikan asupan kalori dan menjaga berat badan yang sehat.
Meskipun minuman probiotik tidak secara langsung menyediakan mikronutrien dalam jumlah besar, keberadaan bakteri baik di dalamnya dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain. Probiotik membantu menjaga kesehatan usus, yang merupakan tempat utama penyerapan nutrisi. Usus yang sehat mampu menyerap vitamin, mineral, dan nutrisi lain dengan lebih efisien, memastikan bahwa tubuh mendapatkan manfaat maksimal dari makanan yang dikonsumsi.
Kombinasi antara buah naga dan minuman probiotik, oleh karena itu, dapat dianggap sebagai cara untuk mendukung ketersediaan nutrisi yang optimal. Buah naga menyediakan berbagai mikronutrien dan makronutrien penting, sementara probiotik membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan lain. Namun, penting untuk diingat bahwa kombinasi ini hanyalah salah satu aspek dari pola makan sehat secara keseluruhan. Untuk mencapai nutrisi yang optimal, penting untuk mengonsumsi berbagai makanan bergizi dari semua kelompok makanan.
Kesehatan Usus Terjaga
Hubungan antara konsumsi buah naga dan minuman probiotik dengan pemeliharaan kesehatan usus sangat erat dan didasarkan pada interaksi kompleks antara komponen-komponen yang terkandung di dalamnya. Buah naga, kaya akan serat, memberikan dukungan signifikan terhadap fungsi pencernaan dan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Serat bekerja sebagai prebiotik, yaitu sumber makanan bagi probiotik, mendorong proliferasi dan aktivitas mikroorganisme menguntungkan yang mendiami saluran pencernaan.
Minuman probiotik, di sisi lain, secara langsung memasok bakteri baik ke dalam usus. Strain probiotik tertentu, seperti yang ditemukan dalam Yakult, telah terbukti secara ilmiah mampu bertahan hidup melewati kondisi asam lambung dan mencapai usus dalam keadaan aktif. Di sana, mereka berkontribusi pada keseimbangan mikroflora usus, menekan pertumbuhan bakteri patogen, dan memperkuat lapisan pelindung usus.
Kombinasi serat dari buah naga dan probiotik dari minuman fermentasi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi kesehatan usus secara keseluruhan. Keseimbangan mikroflora usus yang terjaga dengan baik memiliki dampak positif pada berbagai aspek kesehatan, termasuk peningkatan penyerapan nutrisi, peningkatan fungsi kekebalan tubuh, dan pengurangan risiko gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) dan penyakit radang usus (IBD). Pemeliharaan kesehatan usus melalui pendekatan ini merupakan strategi preventif yang penting untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang.
Energi Bertambah
Peningkatan energi merupakan hasil yang sering dicari dari pilihan makanan dan minuman tertentu. Kombinasi buah naga dan minuman probiotik dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan energi melalui berbagai mekanisme yang saling terkait.
- Karbohidrat Kompleks dan Gula Alami
Buah naga mengandung karbohidrat kompleks yang menyediakan sumber energi berkelanjutan. Selain itu, buah ini juga mengandung gula alami yang memberikan dorongan energi cepat. Kombinasi ini membantu menjaga kadar gula darah stabil, mencegah lonjakan dan penurunan energi yang drastis.
- Vitamin B untuk Metabolisme Energi
Buah naga mengandung beberapa jenis vitamin B, yang berperan penting dalam metabolisme energi. Vitamin B membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi yang dapat digunakan oleh sel-sel. Asupan vitamin B yang cukup dapat membantu meningkatkan efisiensi metabolisme energi dan mengurangi kelelahan.
- Probiotik dan Penyerapan Nutrisi
Minuman probiotik membantu menjaga kesehatan usus, yang penting untuk penyerapan nutrisi yang optimal. Ketika usus berfungsi dengan baik, tubuh dapat menyerap vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang dibutuhkan untuk menghasilkan energi. Peningkatan penyerapan nutrisi dapat berkontribusi pada peningkatan energi dan vitalitas.
- Hidrasi dan Elektrolit
Buah naga memiliki kandungan air yang tinggi, yang membantu menjaga tubuh terhidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan penurunan energi. Selain itu, buah naga mengandung elektrolit seperti kalium, yang penting untuk fungsi otot dan saraf. Asupan elektrolit yang cukup membantu menjaga kinerja fisik dan mental yang optimal.
- Efek Positif pada Mikrobioma Usus
Probiotik dalam Yakult membantu menyeimbangkan mikrobioma usus, yang dapat mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Kondisi usus yang sehat berkontribusi pada penyerapan nutrisi yang lebih efisien dan produksi vitamin tertentu (seperti vitamin K dan beberapa vitamin B) oleh bakteri usus. Peningkatan kesehatan usus ini secara tidak langsung mendukung tingkat energi yang lebih tinggi.
Dengan demikian, kombinasi antara kandungan karbohidrat, vitamin, mineral, dan efek probiotik dapat berkontribusi pada peningkatan energi dan vitalitas. Konsumsi keduanya sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu menjaga kadar energi stabil sepanjang hari dan mendukung kinerja fisik dan mental yang optimal.
Kenyang Lebih Lama
Efek rasa kenyang yang lebih lama merupakan aspek penting dalam pengelolaan berat badan dan kontrol nafsu makan. Konsumsi kombinasi buah naga dan minuman probiotik dapat memberikan kontribusi terhadap perasaan kenyang yang berkelanjutan, yang pada akhirnya dapat mendukung pola makan yang lebih sehat.
- Kandungan Serat Tinggi
Buah naga memiliki kandungan serat yang signifikan, baik serat larut maupun tidak larut. Serat larut menyerap air dalam saluran pencernaan, membentuk gel yang memperlambat proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Serat tidak larut menambahkan volume pada makanan, memberikan rasa kenyang fisik. Kombinasi kedua jenis serat ini berkontribusi pada perasaan kenyang yang lebih tahan lama setelah mengonsumsi buah naga.
- Pengaruh Probiotik pada Hormon Pengatur Nafsu Makan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat memengaruhi hormon-hormon yang mengatur nafsu makan, seperti ghrelin (hormon lapar) dan leptin (hormon kenyang). Keseimbangan mikroflora usus yang ditingkatkan oleh probiotik dapat membantu menekan produksi ghrelin dan meningkatkan sensitivitas terhadap leptin, yang pada akhirnya mengurangi keinginan untuk makan berlebihan.
- Pengendalian Kadar Gula Darah
Serat dalam buah naga membantu memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, mencegah lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba. Lonjakan gula darah diikuti oleh penurunan yang cepat dapat memicu rasa lapar dan keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Dengan menjaga kadar gula darah tetap stabil, buah naga membantu mengendalikan nafsu makan dan memperpanjang rasa kenyang.
- Volume Makanan dan Kecepatan Makan
Volume makanan yang dikonsumsi juga berperan dalam memicu rasa kenyang. Buah naga memiliki volume yang relatif besar dengan kandungan kalori yang rendah, sehingga dapat memberikan rasa kenyang tanpa memberikan kontribusi kalori yang signifikan. Selain itu, tekstur buah naga yang berserat membutuhkan waktu lebih lama untuk dikunyah, yang dapat memperlambat kecepatan makan dan memberikan waktu bagi sinyal kenyang untuk mencapai otak.
- Kombinasi dengan Protein
Meskipun Yakult tidak mengandung protein dalam jumlah signifikan, mengombinasikan konsumsi buah naga dan Yakult dengan sumber protein lain (misalnya, yogurt atau kacang-kacangan) dapat meningkatkan efek rasa kenyang. Protein merupakan makronutrien yang sangat mengenyangkan, dan kombinasinya dengan serat dari buah naga dapat membantu menekan nafsu makan dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.
Secara keseluruhan, efek rasa kenyang yang lebih lama setelah mengonsumsi buah naga dan minuman probiotik berasal dari kombinasi kandungan serat tinggi, pengaruh probiotik pada hormon pengatur nafsu makan, pengendalian kadar gula darah, dan volume makanan. Kombinasi ini dapat menjadi alat yang berguna dalam pengelolaan berat badan dan mendukung pola makan yang lebih sehat dan terkontrol.
Tips
Konsumsi buah naga dan minuman probiotik dapat memberikan manfaat kesehatan. Optimalkan konsumsi melalui beberapa tips berikut untuk memaksimalkan potensinya.
Tip 1: Variasi Jenis Buah Naga
Terdapat berbagai jenis buah naga, seperti yang berdaging merah, putih, atau kuning. Masing-masing memiliki profil nutrisi yang sedikit berbeda. Variasikan konsumsi untuk mendapatkan spektrum nutrisi yang lebih luas.
Tip 2: Perhatikan Waktu Konsumsi
Konsumsi kombinasi ini sebagai camilan sehat di antara waktu makan, atau sebagai bagian dari sarapan. Hindari mengonsumsinya berlebihan menjelang tidur karena kandungan gula alami dapat memengaruhi kualitas tidur.
Tip 3: Kombinasi dengan Sumber Protein
Untuk meningkatkan rasa kenyang dan menstabilkan kadar gula darah, kombinasikan konsumsi dengan sumber protein seperti yogurt tanpa pemanis atau segenggam kacang-kacangan.
Tip 4: Perhatikan Porsi
Konsumsi dalam jumlah moderat. Satu buah naga berukuran sedang dan satu botol minuman probiotik per hari umumnya dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa. Sesuaikan porsi dengan kebutuhan kalori dan kondisi kesehatan masing-masing.
Tip 5: Pilih Minuman Probiotik yang Tepat
Pilih minuman probiotik yang mengandung strain bakteri yang terbukti bermanfaat bagi kesehatan usus, seperti Lactobacillus casei Shirota. Periksa label produk untuk memastikan kandungan bakteri yang memadai dan tanggal kedaluwarsa.
Tip 6: Konsultasi dengan Profesional Kesehatan
Individu dengan kondisi medis tertentu, seperti diabetes atau masalah pencernaan kronis, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi kombinasi ini secara teratur.
Konsumsi buah naga dan minuman probiotik dapat menjadi tambahan yang bermanfaat bagi pola makan sehat. Perhatikan variasi, waktu konsumsi, kombinasi makanan lain, porsi, pilihan produk, dan konsultasi dengan profesional kesehatan untuk memaksimalkan manfaatnya.
Bukti Ilmiah dan Studi Kasus
Penelitian tentang efek kombinasi buah naga dan minuman probiotik masih terbatas, tetapi beberapa studi awal memberikan indikasi positif. Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam Journal of Functional Foods meneliti efek konsumsi buah naga merah yang difermentasi dengan probiotik pada kesehatan pencernaan. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keragaman mikrobiota usus pada kelompok yang mengonsumsi produk fermentasi tersebut dibandingkan dengan kelompok kontrol. Studi ini menunjukkan potensi sinergis antara senyawa prebiotik dalam buah naga dan efek probiotik dalam meningkatkan kesehatan usus.
Studi lain, meskipun tidak secara langsung menguji kombinasi buah naga dan Yakult, meneliti efek konsumsi Yakult pada pasien dengan sindrom iritasi usus besar (IBS). Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi Yakult secara teratur dapat mengurangi gejala IBS seperti kembung, sakit perut, dan diare. Studi ini memberikan dukungan tambahan terhadap potensi manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan pencernaan, yang dapat diperkuat dengan konsumsi buah naga yang kaya serat.
Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar studi yang tersedia masih bersifat awal dan memerlukan penelitian lebih lanjut dengan skala yang lebih besar dan metodologi yang lebih ketat. Beberapa ahli berpendapat bahwa manfaat yang diamati mungkin disebabkan oleh efek individu dari buah naga atau probiotik, bukan efek sinergis dari keduanya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi manfaat spesifik dan mekanisme kerja dari kombinasi ini.
Meskipun bukti ilmiah masih terbatas, hasil studi awal dan pemahaman tentang mekanisme kerja masing-masing komponen menunjukkan potensi manfaat kombinasi buah naga dan minuman probiotik bagi kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh. Pembaca dianjurkan untuk meninjau bukti yang ada secara kritis dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan pada pola makan mereka.